Santo Dominikus Savio

Berlangganan Tulisan Terbaru dari Kloter 2000 by Email. Gratis !!! Klik Disini
Monday, November 29, 2010
bisnis paling gratis

Dominikus Savio lahir di Riva - Chieri, Italia Utara pada tanggal 2 April 1842. Sejak kecil dia sudah menunjukkan suatu perhatian dan penghargaan yang tinggi pada doa dan perayaan Misa Kudus. Setelah menerima Komuni Pertama pada usia tujuh tahun, ia menjadi Putra Altar yang rajin di gereja nya. Orangtuanya kagum, lebih-lebih pada ucapannya yang terkenal berikut ini: "Lebih baik mati daripada berbuat dosa." Ucapan ini menunjukkan suatu tahap kematangan rohani karena melampaui umurnya yang sangat muda itu.

Setelah menamatkan Sekolah Dasar, Dominikus menjadi murid Don Bosco di Turin pada sekolah khusus bagi anak-anak orang miskin. Di mata Don Bosco, Dominikus adalah seorang remaja yang berkepribadian menarik, bahkan seorang anak yang dikaruniai rahmat Allah yang besar. Oleh karena itu, Don Bosco memberi perhatian khusus padanya selama berada di Turin dengan maksud memasukkannya dalam pendidikan Seminari.

Sementara menjalani pendidikan di Turin, ia diketahui akan meninggal dalam usia yang muda. dan ia mempersembahkan dirinya kepada Bunda Maria dengan janji untuk selalu hidup murni dan senantiasa berdoa dan mohon pengampunan dosa dari Don Bosco.

Diantara kawan-kawannya, ia menjadi seorang rasul yang aktif. Ia membantu memberi pelajaran agama dan pelajaran lainnya serta merawat orang-orang sakit. Untuk mendidik anak-anak yang nakal, ia membentuk klub remaja dan memberi mereka pelajaran agama.

Pada tahun 1856, ia jatuh sakit dan pada tanggal 9 Maret 1857, ia menerima sakramen perminyakan, lalu pada pukul sembilan malam itu, ia menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Pada tahun 1950, ia dinyatakan 'Beato', dan pada tahun 1954, ia dinyatakan sebagai 'Santo'

Dominikus Savio diangkat sebagai pelindung klub-klub remaja.

Download Ebook perjalanan hidup Santo Dominikus Savio.

Silahkan Beri Komentar di kloter 2000 0 comments:

Post a Comment