Showing posts with label cinta allah. Show all posts
Showing posts with label cinta allah. Show all posts

Dasar Kedewasaan Kristiani - Apakah Iman Kepercayaan Itu?

Berlangganan Tulisan Terbaru dari Kloter 2000 by Email. Gratis !!! Klik Disini
Tuesday, March 10, 2009
bisnis paling gratis

Kedewasaan iman krististiani harus merupakan sebagian reaksi kita terhadap hukum pertama dan terbesar yaitu mencintai Tuhan dengan segenap hati, akal budi, dan jiwa kami.

Iman kita terhadap Tuhan harus ditandai dengan kepercayaan. Cinta seorang anak terhadap orang tuanya dipenuhi dengan iman dan kepercayaan.

Definisinya:
Iman merupakan dasar mutu Kristiani yg sering membuat orang Kristen salah paham. Kebanyakan orang dikecewakan dalam mendapatkan iman karena mereka mempunyai pendapat yang berlainan atau menyimpang dari aslinya.

Iman kristiani yang benar adalah menaruh kepercayaan kepada Tuhan dan membiarkanNya menyelesaikan maksud-maksudNya di antara dan melalui umatNya.

Apakah maksudNya? Tuhan ingin membentuk umatNya agar sifat-sifat mereka dapat mencerminkan kebaikan cinta kasih dan kesetiaan Tuhan. Tuhan ingin memakai umatNya menjadi alatNya agar Ia dapat menyentuh dan berbicara kepada orang lain melalui umatNya. Tuhan juga ingin mengajar umatNya berdoa agar dengan jalan ini Ia dapat menerangkan keadaan-keadaan yang terjadi di bawah kekuasaan mereka. Iman memperlihatkan ketiga perbuatan Tuhan. Iman menunjukkan jalan menuju arah sesuai dengan kehendakNya dan membiarkanNya mendekati kehidupan umatNya.

Pandangan iman ini melemahkan sebagian orang Kristen karena mereka menerima iman sebagai tugas lain yang harus mereka selesaikan untuk mendapatkan karunia Tuhan.

Banyak orang kristen memandang iman sebagai suatu perbatasan yang berdiri di antara mereka dan Tuhan, sebagai syarat yang keras atau sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. Pandangan iman yang seperti ini salah.

Hal ini merupakan kesalahan penafsiran dan berlawanan dengan kehendak-kehendak Allah. Menurut Tuhan, iman bukanlah percobaan yang keras atau kejam terhadap umat-Nya, melainkan jalan bagi mereka untuk mendapatkan kebahagiaan sepenuhnya dalam kebaikan dan kekuasaannya.

Seorang Kristen melatih imannya dengan menyerahkan dirinya ke dalam tangan Tuhan yang Maha Pengasih, menyadari kebesaran Tuhan dan kekecilan dirinya, kemampuan Tuhan dan kebesarannya.

Iman merupakan karunia Tuhan, kebebasan dari perbudakan keakuan dan juga bukan merupakan tugas, batas atau kewajiban. dan bagaimana iman yang benar? sebaiknya Anda membaca tentang Dasar Iman Kristiani.

Cinta Kasih Allah Dalam Tujuh Sakramen

Berlangganan Tulisan Terbaru dari Kloter 2000 by Email. Gratis !!! Klik Disini
bisnis paling gratis

Kategori : Sakramen Gereja Katolik

Kasih Allah kepada manusia begitu besar, karena cinta Allah yang mencintai manusia dan mau menyelamatkannya (1 Tim 2:4). Setelah Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa (Kej3), Allah memanggil Abraham, Musa, Daud dan para nabi unttuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Putra-Nya. Setelah selesai semua persiapan itu. Allah berbicara lewat Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus (Ibr 1:1-2). Cinta kasih Allah itu nyata terwujud dalam diri Yesus Kristus, dalam sabda dan karya-Nya dan dalam penyerahan diri-Nya demi keselamatan umat manusia.

Didalam Injil kita temukan bahwa Yesus mencintai orang-orang yang Dia jumpai. Jika mereka sakit, Dia menyembuhkan mereka, jika mereka dirasuki roh jahat, Dia membebaskan mereka, jika mereka tidak tahu, Dia mengajar mereka. Selama hidup-Nya Yesus selalu berbuat baik dan menyembuhkan semua orang sakit. Didalam kesaksian Petrus (Kis 10:37-38), Yesus mewartakan Injil, berkkotbah, mengajar dan menyembuhkan.

Karya penyembuhan Yesus memuat sekitar seperlima dari seluruh jumlah ayat dari keempat Injil (727 ayat dari 3779 ayat). Hal ini berarti penyembuhan memang penting bagi Yesus dan orang-orang pada masa itu. Yesus Kristus tetap sama , kemarin, hari ini dan selama-lamanya ( Ibr 13:8). Yesus Kristus yang sama itu masih bekerja sampai sekarang di dalam Gereja-Nya dan kita dapat berjumpa dengan-Nya secara pribadi di dalam Sakramen-Sakramen.

Kata sakramen berasal dari bahasa Latin Sacramentum, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan yang kudus atau yang ilahi. Sakramen juga berarti tanda keselamtan Allah yang diberikan kepada Manusia "Untuk mengkuduskan manusia, membangun Tubuh Kristus dan akhirnya mempersembahkan ibadat kepada Allah"(SC 59).

Yesus menampakkan dan meneruskan cinta kasih-Nya dalam sakramen-sakramen Gereja. Sakramen-sakramen adalah manifestasi karya cinta kasih dan penyelamatan Allah sendiri.

Ada 7 Sakramen dalam Gereja Katolik:

1. Sakramen Baptis :
Allah hadir dan mencintai manusia yang berdosa dengan menghapus semua dosanya, mengangkatnya menjadi anak-Nya dan menggabungkannya dalam Gereja Katolik yang kudus.

2. Sakramen Krisma :
Allah hadir dan mencintai manusia yang telah dibaptis dengan melantiknya menjadi orang beriman dewasa. Untuk itu Allah mencurahkan Roh Kudus-Nya agar ia siap menjadi saksi kristus ditengah-tengah masyarakat. 

3. Sakramen Ekaristi :
Allah hadir dan mencintai manusia dengan penyerahan diri Putra-Nya sebagai korban penebusan dosa, korban demi keselamatan seluruh umat manusia. 

4. Sakramen Tobat :
Allah hadir dan mencintai manusia yang telah dibaptis dan jatuh lagi kedalam dosa namun bertobat, dengan mengampuni lagi dosa-dosanya, memulihkan hubungan dengan-Nya dan dengan sesama.
Baca selengkapnya tentang Sakremen Tobat.

5. Sakramen Imamat :
Allah hadir dan mencintai manusia dengan mengangkat orang-orang tertentu menjadi pelayan dalam Gereja-Nya. 

6. Sakramen Pengurapan Orang Sakit :
Allah hadir dan mencintai manusia yang sedang sakit dengan mengampuni dosa-dosanya dan menyembuhkan penyakitnya. Baca selengkapnya tentang Sakramen Orang sakit. 
Dan yang boleh memberikan Sakramen Pengurapan Orang sakit hanya Imam.

7. Sakramen Perkawinan :
Allah hadir dan mencintai manusia yang menyatakan dirinya saling mengikat diri dan mencintai seumur hidup, dan ingin hidup seperti keluarga kudus di Nazareth. Baca selengkapnya Sakramen Perkawinan.

Gereja mau menyatakan dengan tujuh sakramen ini bahwa Allah dalam Kristus hadir pada setiap peristiwa atau tahapan penting hidup manusia, yaitu peristiwa lahir (Sakramen Baptis), dewasa ( Sakramen Krisma), Kawin (Sakramen Perkawinan) dan jabatan didalam gereja (Sakremen Imamat), Allah hadir ketika manusia membutuhkan kekuatan iman atau santapan rohani (Sakramen Ekaristi), pengampunan jika jatuh kedalam dosa (Sakramen Tobat), Dan penyembuhan bila dalam keadaan sakit (Sakremen Pengurapan Orang Sakit). Baca Cinta Kasih Allah dalam 7 Sakramen.

Kehadiran Allah tidak hanya di dalam sakramen-sakramen, tetapi pada jemaat yang berkumpul (Mat 18 : 20). Yesus juga hadir setiap kali Sabda-Nya dibacakan, dan hadir juga pada setiap peristiwa dan situasi hidup lainnya.
Kata-Nya, 
" Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman " (Mat 28 : 20)

Semoga artikel cinta kasih Allah dalam 7 Sakramen Gereja Katolik ini bermanfaat.