Showing posts with label julia kim. Show all posts
Showing posts with label julia kim. Show all posts

Pesan-pesan Kasih Yesus & Bunda Maria

Berlangganan Tulisan Terbaru dari Kloter 2000 by Email. Gratis !!! Klik Disini
Sunday, November 21, 2010
bisnis paling gratis


~ Pesan Bunda Maria, 19 Oktober 1996

“Pesan-pesan kasihku adalah hujan kasih yang menyegarkan,
yang jatuh ke atas dunia yang telah menjadi gelap dan tandus.

Hanya jika kalian melaksanakan pesan-pesan yang Kristus dan aku sampaikan, jiwa-jiwa kalian yang kering akan menjadi basah dan berlimpah rahmat; kalian akan hidup sebagai silih atas rasa tak tahu terima kasih yang lain; dan kalian akan memperoleh Surga.”


Pesan-pesan Yesus:
  •  Aku bukanlah Allah yang menindas, melainkan Kasih itu sendiri.
  •  Masih belum terlambat. Segeralah datang ke Pelukan Kasih-Ku.
  • Aku-lah `Transfuser', yang menghapus dosa-dosa kalian.
  • Aku, yang hadir dalam Misteri Ekaristi Kudus, adalah sumber mata air yang tak pernah mengering, obat yang menyelamatkan jiwa-jiwa yang sakit, dan dokter bagi pasien.
  • Aku sungguh hidup dan bernapas dalam Ekaristi, dan Aku hadir dalam-Nya dengan Tubuh, Darah, Jiwa dan Ke-Allah-an-Ku.
  • Aku telah turun ke dunia ini guna memanggil orang-orang berdosa, lebih daripada orang-orang benar.
  • Apabila engkau membuka hatimu lebar-lebar dan kembali kepada-Ku, Aku tidak akan mengungkit-ungkit masa lalumu, melainkan akan melimpahkan piala rahmat atasmu 
  • -bahlah hidupmu menjadi doa, yang akan menjadi catut yang mencabut duri-duri serta paku yang ditancapkan dalam-dalam di Hati-Ku Yang Mahakudus dan di Hati Bunda-Ku, jadilah juga jarum yang menambal Hati-Ku Yang Mahakudus dan pakaian yang terkoyak.  
  • Jalan pintas menuju kekudusan dan mencapai persatuan adalah dengan mengubah hidupmu menjadi doa.
  • Harta pusaka terbesar dalam Gereja-Ku adalah Bunda-Ku Maria yang tersuci.
  • Mentaati Bunda-Ku merupakan jalan pintas yang sempurna kepada-Ku, tanpa bahaya akan tergelincir.
  • Tak pernah ada seorang kudus pun yang tidak mentaati Bunda-Ku Maria.
  • Segeralah bertobat dan naiklah ke atas Bahtera Keselamatan Maria.
  • Bunda-Ku adalah Nabiah Surgawi dan Penolong-Ku yang akan membimbing kalian kepada wahyu-wahyu-Ku yang cemerlang dan mulia.
  • Apabila kalian datang kepada-Ku, senantiasa melalui Bunda-Ku Maria, kalian akan menerima terang rahmat.
  • Bunda-Ku Maria adalah jalan pintas kepada-Ku, suatu fajar cemerlang dari Gereja-Ku yang diperbaharui, dan Tabut Perjanjian Baru.
Pesan-pesan Bunda Maria:
  • Usahakanlah damai dan kasih dalam keluargamu.
  • Wartakanlah kepada semua orang bahwa kehidupan dimulai pada saat pembuahan dan bahwa aborsi adalah pembunuhan.
  • Berusahalah menyambut Kristus dengan hati yang bersih, dengan sering menerima Sakramen Tobat.
  • Berdoalah tak kunjung henti bagi Paus dan para imam.
  • Berdoalah rosario dengan tekun demi perdamaian dunia dan pertobatan orang-orang berdosa.
  • Masih belum terlambat. Segeralah datang kepadaku.
  • Kalian akan diselamatkan, jika kalian tidak hidup menurut daging, melainkan dengan Roti dari Surga, dan taat padaku, Bunda-mu.
  • “Bahtera Keselamatan Maria” - inilah pelukan kasihku, yang lebih besar dari alam semesta, yang akan membawa anak-anak dari seluruh penjuru dunia ke pelabuhan surgawi.
  • Tolonglah jiwa-jiwa, yang berkeliaran dalam kegelapan dan lekat pada berbagai macam hal duniawi, agar naik ke atas Bahtera Keselamatan Maria.
  • Tanda-tanda yang aku berikan kepada kalian di negeri yang kecil ini, Korea, yang adalah anakku yang bungsu, adalah tanda-tanda bagi Gereja di seluruh dunia.
  • Ubahlah hidupmu menjadi doa, persembahkanlah kurban-kurban dan silih, dan hiduplah kudus.  
  • Praktekkanlah devosi Jam Suci setiap hari Kamis dengan sungguh-sungguh, yang akan menjadi silih bagi dosa dan bagi rasa tak tahu terima kasih yang melawan Martabat Luhur Allah.
Jika engkau terus mempraktekkan devosi Sabtu Pertama dengan baik dan melaksanakan apa yang aku minta kepada kalian, Bunda ini, yang adalah Mediatrix, akan memperolehkan bagimu segala rahmat yang engkau minta, akan melindungimu secara istimewa dan menganugerahkan rahmat yang dibutuhkan bagi keselamatan kekal pada saat ajalmu, membawamu ke Pelabuhan Surgawi dalam Bahtera Keselamatan Maria, serta mempersembahkan engkau kepada Tuhan.

kutipan dari “Update on Naju - September 17, 2003” oleh Sang M. Lee, Mary's Touch By Mail

sumber : “Mary's Ark of Salvation”; www.najumary.net
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “disarikan dan diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin The Blessed Mother's House, Naju - Korea”

Hasil Penelitian Terhadap Darah Mahasuci

Berlangganan Tulisan Terbaru dari Kloter 2000 by Email. Gratis !!! Klik Disini
bisnis paling gratis

Meskipun banyak dan semakin bertambah jumlah orang dari segenap penjuru dunia yang dengan tulus menerima pesan-pesan kasih dan tanda-tanda di Naju sebagai panggilan sejati dari Allah bagi kita agar bertobat dari dosa-dosa kita dan memperbaharui hidup kita, masih banyak juga, termasuk sebagian klerus, yang tidak cukup memahami peran penting Bunda Maria dalam karya Kristus demi penyelamatan umat manusia, tidak menghargai makna sebenarnya dari mukjizat-mukjizat Ekaristi, dan tidak menghendaki Naju memperoleh pengakuan resmi.

Namun demikian, kita berharap lebih dari yang sudah-sudah, karena usaha para ilmuwan dan juga karena perhatian besar Bapa Suci terhadap Naju dan beliau berharap agar rahmat dan berkat yang dialami di Naju dapat menjadi sarana dalam menggairahkan kembali iman dalam hati banyak orang (untuk pernyataan ini, kami secara istimewa berpegang pada pernyataan Uskup Paul Kim di Korea yang mengadakan pembicaraan membahas berbagai macam hal dengan Bapa Suci saat kunjungan ad limina pada bulan Maret 2000).

Tampaknya, kita perlu tetap berdoa bagi pertobatan mereka yang masih menentang ataupun bersikap skeptis terhadap Naju dan juga bagi segera datangnya pengakuan secara resmi bagi Naju. Pada saat yang sama, kita perlu bersabar menanti keputusan Gereja, sebab perkara-perkara penting dalam Gereja hampir selalu ditangani dengan perlahan dan ekstra hati-hati demi menjamin kebijaksanaan dan kepastian kebenaran. Sementara itu, kita patut mempergunakan waktu kita sebaik-baiknya dengan semakin giat membagikan informasi penting ini kepada yang lain.

Pada tanggal 8 September 2003, seorang dari ilmuwan menemui Professor Jung Bin Lee di Universitas Nasional Seoul. Prof Lee, yang juga seorang dokter medis, adalah ahli yang paling top di Korea dalam bidang forensik. Ia bukan seorang Katolik, tetapi beberapa tahun belakangan ini telah melakukan penelitian terhadap contoh-contoh darah dari Naju atas permintaan Bpk. Justus Park, seorang awam di Seoul. Bpk. Park mengatakan bahwa pada mulanya Professor Lee tampak enggan melakukan penelitian tersebut, tetapi, sementara ia melakukan penelitiannya dan melihat hasil tes yang sama semakin diperkuat lagi dan lagi oleh penelitian-penelitian tambahan, ia menjadi sungguh tertarik.

Professor Lee dan timnya melakukan pengujian terhadap lebih dari sepuluh batu bernoda darah dari Bukit Santa Perawan Maria di Naju, satu per satu. Ia mengatakan bahwa dari setiap contoh dilakukan pengujian sekurang-kurangnya lima kali, sehingga pengujian yang dilakukan berjumlah total lebih dari limapuluh kali. Professor Lee mengeluarkan suatu pernyataan yang menegaskan bahwa darah pada semua batu yang diuji, kecuali pada dua batu, adalah darah manusia berjenis kelamin laki-laki dan bahwa masing-masing test yang dilakukan atas contoh-contoh darah tersebut menunjukan struktur DNA dan golongan darah yang identik, yaitu golongan darah AB. Golongan darah AB ini memperkuat penemuan di Lanciano, di mana suatu mukjizat Ekaristi terjadi sekitar seribu tigaratus tahun yang lalu, yang pengujian ilmiah atasnya dilaksanakan pada awal tahun 1970-an.

Darah pada dua contoh batu yang lain didapati sebagai darah manusia berjenis kelamin perempuan dengan struktur DNA dan golongan darah yang identik, yang adalah golongan darah BO. Mungkin, inilah untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah golongan darah Bunda Maria diketahui secara genetik.

Di samping penelitian terhadap lebih dari sepuluh batu bernoda darah di atas, Professor Lee juga mengadakan pengujian atas sepotong kain kasa bernoda darah dari Naju. Pada tanggal 2 Juli 1995, terjadi mukjizat Ekariti di Kapel di Naju. Rm. Francis Su dari Malaysia mencelupkan jarinya ke dalam Darah di atas lidah Yulia dan mengelapnya dengan sepotong kain kasa. Professor Lee mengatakan bahwa penemuan dari kain ini identik dengan penemuan yang didapati dari contoh-contoh darah pria yang terdapat pada bebatuan. Hal ini menunjukkan bahwa pemilik darah yang diambil saat terjadinya mukjizat Ekariti di Naju delapan tahun yang lalu adalah sama dengan pemilik darah yang diambil dari Bukit Santa Perawan Maria pada bulan November 2001, Januari 2002 dan juga Agustus 2002. Hubungan ini sungguh mengandung makna yang luar biasa.

Didapatinya darah seorang wanita dari beberapa batu sesuai dengan pesan Bunda Maria yang diterima Yulia pada tanggal 9 November 2001: “Ingatlah bahwa aku mendengarkan dengan seksama gema doa-doa yang dari hati, yang engkau panjatkan di Jalan Salib di Kalvari dan bahwa aku menyertai engkau, dengan mencucurkan airmata darah di samping Putraku Yesus yang menumpahkan Darah-Nya dan yang bersamamu.” Darah wanita yang ditemukan Dr. Lee pastilah airmata darah Bunda Maria yang dicucurkannya sementara ia mengikuti Yesus yang memanggul Salib yang berat, dan menumpahkan darah dari luka-luka-Nya demi menyelamatkan kita.

Ada satu pertanyaan menggelitik mengenai golongan darah Kristus yang AB dan darah Bunda Maria yang BO. Karena Yesus dikandung dalam rahim Perawan Maria dari kuasa Roh Kudus dan golongan darah Bunda Maria adalah BO, darimanakah gen A dalam darah Kristus berasal? Tidak akan pernah ada jawaban ilmiah atas pertanyaan ini. Inkarnasi Putra Allah merupakan suatu peristiwa adikodrati yang melampaui batas-batas alamiah. Penjelasan secara teologi yang mungkin adalah bahwa Roh Kudus, yang tidak memiliki tubuh jasmani ataupun gen, secara istimewa memilih gen A bagi Bayi Yesus. Hal ini tidaklah sulit sama sekali bagi Allah Yang Mahakuasa, yang menciptakan alam semesta dari ketiadaan. Yesus adalah Allah sekaligus Manusia.

Bagi kita secara pribadi maupun perorangan, bukti-bukti ilmiah tidaklah diperlukan untuk dapat mempercayai serta menerima pesan-pesan kasih dan tanda-tanda dari Kristus. Tetapi, bagi pengakuan resmi Gereja, penelitian secara ilmiah dan bukti-bukti yang menguatkan memang diperlukan. Di Lourdes, ratusan bahkan ribuan mukjizat penyembuhan perlu melalui penelitian ilmiah dan baru kemudian diakui secara resmi oleh Gereja. Dalam proses beatifikasi dan kanonisasi, juga bukti-bukti ilmiah atas suatu mukjizat diperlukan.

Sepanjang sejarah Gereja, Bunda Maria telah berulang kali menyampaikan pesan-pesan dan tanda-tanda di berbagai tempat guna mendukung karya Kristus dalam menyelamatkan umat manusia, tetapi, tak ada satu pun di antaranya yang serupa dengan Naju, di mana disampaikan pesan-pesan yang kuat kuasa dan luas, juga berbagai mukjizat besar diadakan.

Ini merupakan indikasi kuat bahwa pesan-pesan dan tanda-tanda di Naju sungguh penting dan genting, dan juga bahwa tanggung jawab kita atas pesan-pesan dan tanda-tanda ini juga penting dan genting. Masa depan dunia tidak tergantung pada kehendak atau kuasa manusia, melainkan tergantung pada kehendak Allah. Tergantung juga pada, apakah kita dengan setia mentaati kehendak Tuhan, mentaati perintah-perintah-Nya, dan teristimewa, dengan rendah hati memohon perantaraan Bunda Maria, yang dengan tak kunjung henti berdoa bagi pertobatan anak-anaknya di dunia yang malang dan menolak untuk bertobat.

Sebagian orang mengatakan bahwa kita tidak wajib menerima wahyu-wahyu khusus seperti pesan-pesan dan mukjizat-mukjizat. Tetapi, tak seorang pun dari kita akan terbebas dari konsekuensi atas apakah kita setia atau tidak setia dalam menerima dan menganggapi pesan-pesan dan tanda-tanda dari Tuhan, seperti yang nyata terjadi pada jaman Nabi Nuh, Sodom dan Gomora, dan Yunus.

Suatu kewajiban penting telah diberikan kepada kita yang hidup dalam periode tertentu dalam sejarah manusia ini, yaitu agar membawa lebih banyak orang kepada pemahaman sejati akan pesan-pesan dan karya Tuhan di Naju, sehingga mereka dapat mulai suatu kehidupan baru dengan melaksanakan pesan-pesan-Nya dengan tobat yang tulus, dengan sembah bakti kepada-Nya dan menerima berkat abadi Tuhan sebagai warga Kerajaan Allah.

kutipan dari “Update on Naju - September 17, 2003” oleh Sang M. Lee, Mary's Touch By Mail

sumber : “Mary's Ark of Salvation”; www.najumary.net
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “disarikan dan diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin The Blessed Mother's House, Naju - Korea”

SP. Maria Naju - Korea

Berlangganan Tulisan Terbaru dari Kloter 2000 by Email. Gratis !!! Klik Disini
bisnis paling gratis

Santa Perawan Maria, Bunda Sang Penebus, mulai menangis melalui patung Bunda Maria milik Yulia Kim di Naju, Korea, pada tanggal 30 Juni 1985. “Naju” dalam karaketer Mandarin berarti kota sutera. Naju memang merupakan kota kecil, tetapi damai dan indah bagaikan hamparan sutera.

Sejak itu, Bunda Maria menyampaikan banyak pesan dan tanda-tanda mukjizat, mendesak anak-anaknya di dunia untuk segera bertobat atas dosa-dosa mereka dan kembali kepada Tuhan, Gereja-Nya, Kebenaran-Nya, dan Kasih-Nya, agar Ia dapat menyembuhkan jiwa-jiwa mereka yang penuh dosa serta memulihkan kembali hidup rohani mereka.

Teristimewa Bunda Maria mohon dengan sangat kepada kita agar kita setia pada Warisan Iman yang dipercayakan Kristus kepada Gereja-Nya dua ribu tahun yang silam, dan agar kita saling mengasihi serta saling mengampuni satu sama lain. Bunda Maria juga meminta kita untuk menghormati hidup manusia sejak saat pembuahan dalam rahim ibu.

Bunda Maria menghendaki agar masing-masing kita berbalik dari kehidupan yang berpusat pada diri sendiri kepada kehidupan untuk melayani Tuhan, yaitu membela serta mewartakan Kebenaran-Nya, serta menyebarluaskan Kasih-Nya kepada siapa saja di seluruh dunia.

Pesan-pesan dan Tanda-tanda Ajaib di Naju

1. PESAN-PESAN DARI YESUS DAN BUNDA MARIA
Yulia Kim pertama kali menerima pesan Bunda Maria pada tanggal 18 Juli 1985. (Menarik disimak bahwa penampakan Bunda Maria pertama kali kepada St. Katarina Labouré dari Medali Wasiat di Paris, Perancis, juga terjadi pada tanggal yang sama, yaitu 18 Juli tahun 1830).

Sejak itu, Yulia menerima banyak pesan dari Yesus dan dari Bunda Maria dengan selang waktu yang tak tetap. Terkadang, Yulia menerima lebih dari satu pesan pada hari yang sama; di lain waktu, dengan selang waktu beberapa minggu atau bahkan bulan sebelum ia menerima pesan berikutnya. Terkadang, Yulia menerima pesan-pesan tersebut dalam ekstasi; di lain waktu, saat ia sadar. Pesan terakhir diterima Yulia pada tanggal 16 Februari 2003.

2. AIRMATA DAN AIRMATA DARAH DARI PATUNG BUNDA MARIA
Bunda Maria pertama kali meneteskan airmata pada tanggal 30 Juni 1985, sementara airmata darah dimulai pada tanggal 19 Oktober 1986. Bunda Maria menangis selama total tepat 700 hari hingga tanggal 14 Januari 1992. Menurut Rm Raymond Spies, pembimbing rohani Yulia, angka 700 mengandung arti penekanan yang kuat serta terus-menerus. Contoh air mata darah telah diuji dalam laboratorium medis dan dinyatakan sebagai darah manusia.


3. MINYAK WANGI

Minyak dengan bau harum mewangi yang kuat, serupa (tapi tak sama) dengan harum mawar, mulai memancar dari patung Bunda Maria pada tanggal 24 November 1992 dan berlangsung terus-menerus selama tepat 700 hari hingga tanggal 23 Oktober 1994. Selama rentang waktu itu, Kapel di mana patung ditempatkan hingga sekarang, secara terus-menerus dipenuhi bau harum. Baru-baru ini, minyak wangi menetes beberapa kali ke atas tanah di Bukit Santa Perawan Maria dekat Naju ketika Yulia dan para peziarah melakukan Jalan Salib.

4. HARUM MAWAR
Kadang kala harum mawar yang kuat memenuhi Kapel sepanjang malam saat diadakan doa malam; di lain waktu, hanya muncul sesaat saja. Sebagian orang mencium harum ini dari air yang berasal dari sumber mata air di Bukit SP Maria, dari buku yang mencatat pesan-pesan kasih, dari foto-foto, dsbnya. Sebagian lainnya mencium harum mawar sementara mereka menuliskan kesaksian mereka. Kadang, harum tersebut hanya tercium oleh orang-orang tertentu saja (yang mungkin sedang mengalami pertobatan atau penyembuhan fisik).

5. MUKJIZAT EKARISTI
Mukjizat Ekaristi meliputi perubahan rupa dari Ekaristi Kudus menjadi Daging dan Darah yang kelihatan mata. Mukjizat ini terjadi lewat Yulia, di Gereja Paroki Naju dan Kapel, di Bukit Santa Perawan Maria di Naju, di Gereja Katedral di Sibu - Malaysia, di sebuah kamar hotel di Roma, di Gereja St. Fransiskus di Lanciano - Italia, di Gereja St. Antonius di Kailua, Hawai, dan di kapel pribadi Bapa Suci di Vatikan. Yang paling akhir terjadi di Gereja Paroki Naju pada tanggal 19 Oktober 1996.

6. MUKJIZAT TURUNNYA HOSTI KUDUS
Mukjizat ini terjadi delapan kali di Kapel dan di bukit di Naju. Yang paling akhir terjadi di Bukit SP Maria pada tanggal 1 Januari 2002. Beberapa dari Hosti Kudus yang turun secara ajaib itu disimpan di Keuskupan Agung Kwangju dan yang lainnya disantap sesuai instruksi uskup atau imam.


7. STIGMATA

Luka-luka berdarah yang kelihatan muncul secara ajaib pada tubuh Yulia (telapak tangan, kaki dan lambung) beberapa kali. Stigmata bertahan selama beberapa hari dan kemudian lenyap. Biasanya, stigmata terjadi saat Yulia sedang ikut mengalami sengsara Yesus di Salib. Para dokter memeriksa kondisi Yulia dan menyatakan bahwa luka-lukanya dan juga pendarahannya tidak dapat dijelaskan secara medis. baca selengkapnya Hasil Penelitian Terhadap Darah Mahasuci

8. TURUNNYA DARAH YESUS YANG MAHASUCI
Antara tanggal 9 November 2001 hingga 15 Agustus 2002, Darah Yesus Yang Mahasuci turun secara ajaib di Bukit SP Maria beberapa kali. Darah Yesus Yang Mahasuci tercecer di atas ribuan batu-batu kecil. Yulia menyaksikan bagaimana Hati Yesus Yang Mahakudus tercabik-cabik karena dosa-dosa manusia dan karena penolakan manusia untuk bertobat; Darah dan potongan-potongan Daging jatuh tercecer dari Hati Yesus Yang Mahakudus. Dari salah satu bebatuan yang dikumpulkan pada tanggal 15 Agustus 2002, Darah yang Mahasuci didapati berubah-ubah antara cair dan mengental. Batu-batuan yang bernoda darah disimpan di Naju.

9. PENYEMBUHAN2 JASMANI DAN ROHANI YANG TAK TERHITUNG BANYAKNYA
Air dari sumber mata air di Bukit SP Maria telah berulang kali menjadi sarana penyembuhan. Seringkali Yulia menanggung sakit yang sama seperti yang diderita oleh orang yang sedang disembuhkan penyakitnya.

Banyak orang mendapatkan kembali cinta kasih dan kedamaian dalam keluarga-keluarga mereka serta kembali pada Sakramen-sakramen Gereja.

Sumber: indocell.net/yesaya