
Pada tanggal 2 januari 1934, Faustina untuk yang pertamakali menghubungi seniman Kazimiecrowski, seorang pelukis, dan kepadanya Faustina meminta agar dia melukis Yesus yang maharahim.
Pada bulan Juni 1934, Kazimiecrowski menyelesaikan lukisannya, tetapi faustina sangat kecewa, karena lukisan itu tidak seindah dengan yang disaksikannya ketika yesus menampakkan diri kepadanya, sehingga hal itu membuat Faustina menangis sedih.
Sebelum lukisan selesai dibuat, Faustina pernah berdoa di kapel: “Yesus, siapa yang mampu melukis diri-Mu seindah diri-Mu yang sebenarnya?” Yesus menjawab : “Keluhuran lukisan ini bukan dalam warna maupun goresan kuasnya, melainkan dalam kasih karunia-Ku.”
Pada tanggal 13-14 September 1935, Yesus mengajarkan kepada suster Faustina doa Karonka kepada Kerahiman Ilahi. Yesus memperkenalkan doa ini sebagai doa “Yang meredakan murka Allah”. Kepada siapa saja yang mengucapkan doa Karonka kepada Kerahiman Ilahi akan menerima banyak rahmat. “Ucapkanlah Karonka yang telah Ku-ajarkan kepadamu setiap hari” kata Yesus kepada suster Faustina “Siapa saja yang mendaraskannya akan menerima Kerahiman-Ku yang besar pada saat kematiannya. Para Imam hendaknya menganjurkan kepada para pendosa sebagai pertolongan terakhir.”
Mari saudara-saudara terkasih dalam Yesus kita berdoa Karonka kepada Kerahiman Ilahi, tinggalkan sejenak kesibukan, buang jauh rasa malas, karena akan banyak sekali rahmat yang akan kita terima, kita juga akan menerima Kerahiman Yesus ketika kematian menjemput.
Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memperoleh rahmat yang berlimpah dari Yesus jika kita setiap hari tekun mendaraskan doa Karonka kepada Kerahiman Ilahi.
Oleh: Andreas Yamin
Silahkan Beri Komentar di kloter 2000 0 comments:
Post a Comment